Langsung ke konten utama

Antonio Conte mengakui kalau ketatnya persaingan di Premier League

Antonio Conte mengakui kalau ketatnya persaingan di Premier League membuat klub-klub Inggris kerap kerepotan kala tampil di kompetisi Eropa.

Tengok saja musim ini ketika hanya Manchester United yang tersisa di kompetisi antarklub Benua Biru. 'Setan Merah' berpeluang melaju ke final Liga Europa setelah memenangi leg pertama semifinal kontra Celta Vigo.

Manchester City dan Arsenal mentok di babak 16 besar Liga Champions, Leicester City cuma sampai babak perempatfinal sementara Tottenham Hotspur kandas di fase grup. Meski turun kasta ke Liga Europa, Spurs langsung tersingkir di babak 32 besar.

Southampton sebagai wakil Inggris lainnya di Liga Europa malah tersingkir langsung di fase grup. Harapan Inggris untuk menyudahi puasa gelar di kompetisi Eropa ada di pundak MU setelah terakhir kali Chelsea berjaya di Liga Champions dan Liga Europa pada tahun 2013 hingga 2014.

"Liga ini sangat sulit. Tim-tim sangat kuat. Berbeda jauh dengan Italia atau Spanyol," ujar Conte selaku manajer Chelsea seperti dikutip Sky Sports.

"Anda harus berusaha sekeras mungkin di setiap pertandingan dan saya rasa karena alasan inilah, tidak mudah bagi mereka jika tampil di kompetisi Eropa," sambungnya.

"Ini juga berlaku untuk tim nasionalnya, sangat sulit untuk bisa menjuarai atau setidaknya tampil oke di Piala Dunia atau Piala Eropa karena itu terjadi di akhir musim di mana para pemain kelelahan."

Conte sendiri berpeluang menuntaskan musim perdananya di Chelsea dengan torehan gelar Liga Inggris dan Piala FA. Kemudahan yang didapat Conte ini tak lepas dari absennya The Blues di kompetisi Eropa.

"Setiap pertandingan begitu sulit, Anda harus tampil maksimal di setiap pertandingan."

"Jika Anda memandang remeh tim-tim di sini, maka Anda sudah bersiap untuk kalah," tutupnya.

https://sport.detik.com/sepakbola/liga-inggris/3494325/conte-ketatnya-premier-league-bikin-klub-klub-kerepotan-di-eropa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

negosiasi kontrak baru Messi berjalan lancar

Barcelona membantah kabar yang menyebut bahwa Lionel Messi menolak tawaran kontrak baru. Faktanya, menurut Barca, negosiasi kontrak baru Messi berjalan lancar.

Kontrak Messi bersama Barca akan habis pada musim panas 2018 mendatang. Saat ini, Barca dan Messi masih dalam tahap pembicaraan terkait pembaruan kontrak.

Namun, belum lama ini beredar kabar yang menyebut bahwa Messi menolak tawaran Barca yang bernilai 30-35 juta euro per musim (sekitar Rp 439-512 miliar).


Kabar tersebut langsung dibantah oleh Wakil Presiden Barca, Jordi Mestre. Dia menyatakan bahwa negosiasi berjalan lancar dan Messi akan segera menandatangani kontrak baru.

"Kenyataannya adalah segalanya terlihat sangat bagus," ujar Mestre kepada TV3 seperti dikutip ESPN FC.

"Segalanya akan berakhir dengan baik. Jika mereka mengatakan ada masalah (dengan pembicaraan) di Madrid, maka saya senang bisa membantahnya."

"Pembaruan kontrak Messi dalam jalur yang tepat. Saya akan bilang kami sudah di fase akhi…

Pesawat Jakarta Surabaya Paling Malam Jam Berapa?